Rabu, 19 Maret 2014

Minta Jalan Gayam-Jelu Segera Dibangun

Keberadaan sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu seakan bagai tumpuan harapan bagi warga sekitar lokasi sumur minyak. Warga telah banyak berharap terjadi perubahan terhadap berbagai masalah sosial kemasyarakatan di sekeliling sumur yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL), anak perusahaan ExxonMobil, salah satu perusahaan raksasa asal Amerika tersebut.

Informasi yang diperoleh SuaraBanyuurip.com menyebut, selain harapan keterlibatan tenaga kerja lokal, juga pengembangan pembangunan infrastruktur jalan yang ada disekitar pemboran tersebut. Misalnya, jalan yang menghubungkan antara Desa Gayam, Kecamatan Gayam dengan Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur.

Warga Desa Jelu, Rohim, mengaku, sudah banyak program yang sudah dilakukan MCL disekitar wilayah kerjanya. Baik program pemberdayaan maupun yang mengarah pada pembangunan infrastruktur. Semisal, pembangunan gedung sekolahan, jalan poros desa disekitar tambang tersebut.

"Keberadaan MCL sudah banyak merubah kondisi desa sekitar dibandingkan sebelumnya. Utamanya jalan sekitar menjadi bagus sehingga arus lalu-lintas desa sekitar kini menjadi lancar," kata Rohim dijumpai di sekitar lokasi Blok Cepu, Rabu (19/12/2012).

Untuk lebih meningkat lagi, harap Rohim, pembangunan jalan poros desa lebih ditingkatkan lagi. Agar, jalur komunikasi warga dan pemerintah desa (Pemdes) lebih meningkat. Contohnya, jalan yang menghubungkan antara Desa Gayam dengan Desa Jelu. Apalagi akses jalan yang masuk wilayah Perhutani sepanjang kurang lebih empat kilo meter itu, juga menjadi jalur pipa untuk pengaliran minyak dari sumur minyak Banyuurip. 

"Saya yakin, jika jalan ini dibangun MCL maupun Pertamina akan lebih mudah untuk mengawasi jalur pipa 6 inchi yang terpasang dijalur tersebut," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, saat ini rencana program pemberdayaan masyarakat masih dalam tahap koordinasi dan sinkronisasi dengan Bappeda. Termasuk wilayah mana yang akan menjadi prioritas.

"Disesuaikan dengan dinamika proyek Blok Cepu agar tidak tumpang tindih dengan program Pemerintah Kabupaten, Mas," jelas Rexy Mawardijaya. (sam)

sumber: SuaraBanyuUrip

By Admin with No comments