Minggu, 07 September 2014

Meriahkan Hut RI 69, Warga Jelu Gelar Jalan Sehat

Meskipun bulan Agustus sudah berlalu, namun semangat untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 69 masih ada pada warga Jelu, Kecamatan Ngasem.

Pada hari Minggu (7/9/2014) sekitar 1.500 warga setempat yang terdiri dari siswa-siswi SD dan MI, serta masyarakat umum mengikuti jalan sehat untuk memeriahkan kegiatan tujuhbelasan.

Salah satu panitia, Abdul Qohar menjelaskan acara tersebut memang sengaja dilaksankan hari ini, karena selama bulan Agustus kemarin sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan di masing-masing RT.

"Acara jalan sehat ini memang acara desa yang diikuti semua warganya. Rutenya dari balaidesa berjalan ke utara, terus melewati Pasar Desa Jampet, masuk Desa Prajekan dan sampai finis," ujar Qohar.

Kupon untuk jalan sehat sendiri oleh panitia dijual seharga Rp1000, dengan hadiah kompor gas, magic com, tv dan juga sepeda, serta hadiah doorprise lainnya.

Adannya jalan sehat tersebut diharapkan bisa menjalin silaturahmi antar warga dan juga menciptakan kekompakan. "Acara ini tidak bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dan partisipasi semua warga," pungkasnya.

Sumber : BlokBojonegoro.com

By Admin with No comments

Rabu, 19 Maret 2014

Minta Jalan Gayam-Jelu Segera Dibangun

Keberadaan sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu seakan bagai tumpuan harapan bagi warga sekitar lokasi sumur minyak. Warga telah banyak berharap terjadi perubahan terhadap berbagai masalah sosial kemasyarakatan di sekeliling sumur yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL), anak perusahaan ExxonMobil, salah satu perusahaan raksasa asal Amerika tersebut.

Informasi yang diperoleh SuaraBanyuurip.com menyebut, selain harapan keterlibatan tenaga kerja lokal, juga pengembangan pembangunan infrastruktur jalan yang ada disekitar pemboran tersebut. Misalnya, jalan yang menghubungkan antara Desa Gayam, Kecamatan Gayam dengan Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur.

Warga Desa Jelu, Rohim, mengaku, sudah banyak program yang sudah dilakukan MCL disekitar wilayah kerjanya. Baik program pemberdayaan maupun yang mengarah pada pembangunan infrastruktur. Semisal, pembangunan gedung sekolahan, jalan poros desa disekitar tambang tersebut.

"Keberadaan MCL sudah banyak merubah kondisi desa sekitar dibandingkan sebelumnya. Utamanya jalan sekitar menjadi bagus sehingga arus lalu-lintas desa sekitar kini menjadi lancar," kata Rohim dijumpai di sekitar lokasi Blok Cepu, Rabu (19/12/2012).

Untuk lebih meningkat lagi, harap Rohim, pembangunan jalan poros desa lebih ditingkatkan lagi. Agar, jalur komunikasi warga dan pemerintah desa (Pemdes) lebih meningkat. Contohnya, jalan yang menghubungkan antara Desa Gayam dengan Desa Jelu. Apalagi akses jalan yang masuk wilayah Perhutani sepanjang kurang lebih empat kilo meter itu, juga menjadi jalur pipa untuk pengaliran minyak dari sumur minyak Banyuurip. 

"Saya yakin, jika jalan ini dibangun MCL maupun Pertamina akan lebih mudah untuk mengawasi jalur pipa 6 inchi yang terpasang dijalur tersebut," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Field Public and Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, saat ini rencana program pemberdayaan masyarakat masih dalam tahap koordinasi dan sinkronisasi dengan Bappeda. Termasuk wilayah mana yang akan menjadi prioritas.

"Disesuaikan dengan dinamika proyek Blok Cepu agar tidak tumpang tindih dengan program Pemerintah Kabupaten, Mas," jelas Rexy Mawardijaya. (sam)

sumber: SuaraBanyuUrip

By Admin with No comments

Senin, 10 Februari 2014

Guntur Kembali Pimpin Jelu

Kandidat incumbent, Guntur, kembali terpilih sebagai Kepala Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dalam Pilkades di desa setempat. Dia yang nomor urut 1 memperoleh 1.467 suara, mengalahkan rivalnya Widarsih dengan nomor urut 2, mendapatkan 1.440 suara.

Data dari Panitia Pilkades Jelu, jumlah total hak pilih Desa Jelu sebanyak 3.392 pemilih. Dari jumlah tersebut, yang hadir sebanyak 2.959 pemilih. Sedangkan yang tidak hadir sebanyak 433 pemilih. Sementara suara tidak sah sebanyak 52 suara.

"Dengan hasil perhitungan suara ini, Guntur yang berhak kembali diajukan untuk memimpin Desa Jelu dengan masa bakti 2014-2020," kata Ketua Panitia Pilkades Jelu, Yisno, saat mengumumkan hasil akir penghitungan Pilkades yang digelar di Balai Desa Jelu.

"Dalam Pilkades ini tidak ada yang kalah atau menang. Karena, yang menang adalah masyarakat Jelu semuanya. Karena itu, mari kita bekerja bareng-bareng membangun desa Jelu yang lebih baik lagi untuk ke depannya," ungkap Guntur ditemui seusai penghitungan.

Camat Ngasem, Suwignyo melalui Kasi Pemerintahan, Mudlofir meminta, semua warga desa Jelu untuk tetap menjaga ketentraman, dan kedamaian.

"Tidak perlu ada yang saling bergesekan, karena semua memiliki tujuan sama. Yakni, membangun Desa Jelu yang lebih baik," ungkap Mudlofir.

"Dari 17 desa di wilayah Kecamatan Ngasem, ada 10 desa yang menyelenggaran Pilkades secara serentak. Yakni, Desa Wadang, Jelu, Tengger, Ngasem, Sendangharjo, Ngadiluwih, Trenggulunan, Setren, Mediyunan, dan Bandungrejo," imbuhnya. (sumber : SBU)

By Admin with No comments