Kamis, 15 Desember 2011

Warga Jelu Tagih Janji Pertamina EP Cepu

Kondisi jembatan yg menghubungkan Desa Jelu dengan Desa Gayam
Warga Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro menagih janji PT Pertamina EP Cepu. Hal itu terkait pembangunan jembatan yang dilalui pipa minyak dan gas bumi (Migas) dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu menuju Central Processing Area (CPA) Mudi, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban.

Salah satu warga setempat, Teguh mengungkapkan, jika jembatan menjadi sarana transportasi di desanya memang sudah waktunya diperbaiki. Karena tak sedikit warga masyarakat yang merasa kurang nyaman saat melintas jembatan tersebut.

"Selama ini banyak masyarakat dan anak sekolah yang melintas mengeluh," katanya.

Dikatakan, jauh hari sebelumnya, Pertamina EP Cepu pernah berjanji akan segera membangun jembatan sepanjang 36 meter x 3 meter tersebut. Namun, hingga kini belum ada kabar atau pun tindak lanjutnya.

Terpisah, Kepala Desa Jelu, Guntur ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya jembatan tersebut kondisinya memang sudah memperihatinkan. Pihaknya berharap agar segera ada perbaikan dalam waktu dekat ini.

"Saat itu ada acara safari ramadan dari Pertamina EP. Mereka berjanji akan segera membangunnya tetapi sampai sekarang masih belum dibangun. Warga sudah mulai menanyakan," ujarnya kepada blokBojonegoro.com.

Dijelaskan, kondisi jembatan yang menjadi penghubung terdekat antara masyarakat Desa Jelu dengan Desa Gayam itu rusak parah sejak bertahun-tahun. Apalagi saat ini sedang ada proyek penambahan jalur pipa lagi.

"Desa sudah tidak mampu membangunnya. Paling tidak yang bisa hanya dari perusahaan yang proyeknya dalam skala besar atau Pemkab Bojonegoro langsung,"pungkasnya. [roz/lis]

By Admin with No comments